Kamis, 08 Desember 2016

Kerkhof


Kerkhof

Sumber Data:Dokumen Pribadi

Hi, kali ini aku mau membahas tentang salah satu peninggalan sejarah yang ada di Kota Purworejo. Tempat ini cukup terkenal apalagi bagi wisatawan asing. Tempat ini adalah sebuah makam yang sangat kuno. makan peninggalan nenek moyang Bangsa Belanda. Penasaran? Langsung saja simak dengan baik, semoga bermanfaat dan  kritik serta saran sudah pasti ditunggu di kolom komentar di tempat yang sudah disediakan. Love friends 😁.


Sejarah dan lokasi.

Belanda sudah sangat terkenal bagi Bangsa Indonesia karena mereka pernah menjajah Bangsa Indonesia untuk waktu yang cukup lama. Waktu yang cukup lama itulah mereka tinggal dan hidup di Indonesia. kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai tentara, mereka tinggal, berkeluarga, dan menua serta meninggal di Indonesia. Sangat sulit untuk membawa jenazah mereka kembali ke Negeri Belanda dikarenakan biayayanya yang terbilang mahal. Maka dari itu mereka dimakamkan di tempat terdekat dimana ia tinggal. Kerkhof adalah kuburan Belanda. Kuburan ini sangat kuno karena terlalu lamanya sampai sampai banyak makam yang sudah mulai rusak da tulisannya sulit di baca. Isu pencurian batu nisan pada tahun 1970-an juga menambah kerusakan dari makan itu sendiri. Hanya beberapa makan yang masih terlihat bagus karena mungkin saja kualitasnya yang bagus atau masih ada sanak saudara yang mengunjunginya. Lokasi makam ini sangat dekat sekali dengan alun-alun Kota Purworejo. kalian bisa jalan dan hanya memerlukan waktu 15 menit saja. 


Nilai Penting
Siapa saja bisa masuk ke makan ini. Tidak hanya makam Belanda saja yang ada di sini melainkan juga ada makam dari Jerman karena memang ada hubungannya antara Belanda dan Jerman pada waktu yang lalu. Makam Bangsa Afrika juga dapat ditemukan di sini. Kalian pasti akan mudah membedakan mana makam yang baru dan mana makam yang lama. Kita bisa mempelajari budaya-budaya Belanda dari makan yang ada. Pengalaman ku saat berkunjung ke sininsangatlah sepi, sehingga ada kesan horo ditambah pohon kamboja dan pohon-pohon rindang yang tumbuh menjadikan lingkungan ini menjadi sinyup. Pada Gerbang menuju makan ada tulisan "MEMENTO MORI" yang berarti ingatlah kematian hal itu memberikan pelajaran bagi kita bahwa kita diharuskan mengingat mati karena dapat terjadi kapan saja. Banyak Bangsa Belanda yang sering datang untuk melihat jejak kakek buyut mereka sehingga wajar kalau sering ditemui banyak bule yang berlalu lalang.


Sumber Data:http://jejakkolonial.blogspot.co.id/
Banyak sekali pohon kamboja yang digunakan untuk mencari nafkah beberapa orang dan beberapa orang juga membuang sampah di sini, jadi hal wajar bila ditemui beberapa rumput kering yang ikut terbakar.



Sumber Data:http://jejakkolonial.blogspot.co.id/
Beberapa bangunan makam berbentuk unik, besar, dan megah hal ini sangat cocok dengan arsitektur Bangsa Belanda.



Sumber Data:http://jejakkolonial.blogspot.co.id/
Banyak ditemukan makam kuno yang sudah tidak terawat. Ada beberapa yang dicuri dan sudah dimakan usia. Makan baru bahkan sering menggunakan lahan makam lama sehingga makam lama digusur.




Sumber Data:Dokumen PribadiVidio di atas adalah vidio yang aku rekan firends, nah jalan itu adalah jalan menuju makam Kerkhof. Cuacanya sedang mendung jadi sedikit gelap, namun memang sepi kondisinya meskipun di siang hari.


Catatan Kritis
Banyak makam yang sudah tidak diketahui lagi pemiliknya sehingga kerusakan tidak bisa dihindari, penampakannya sangat kotor ditambah lagi dengan alang-alang tinggi yang tumbuh di sekeliling makan. Banyak juga orang yang membakar sampah di area makan karena ada rumput kering sehingga bakaran menjadi lebar dan meninggalkan jejak kotor pada rumput. Makam lama juga sengaja dibongkar karena tidak ada hak warisnya demi digunakan untuk makam baru, padahal makan kuno itu memiliki nilai sejarah yang tinggi. 

Sekian ulasan mengenai Kerkhof yang ada di Purworejo. Kalau kalian penasaran kuy ya datang ke sini. Kalian gak bakalan nyesel deh. Ok πŸ˜‚!






Rabu, 07 Desember 2016

Museum Tosan Aji

Museum Tosan Aji

Sumber Data:http://kkcdn-static.kaskus.co.id/

Siapa yang suka pergi ke meseum? Ok, kali ini aku akan ngebahas pengalaman dan beberapa informasi tentang Museum Tosan Aji ni. Nah, Museum ini berada di Jantung Kota Purworejo, sebelah alun-alun kota. Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya dan yang terpenting adalah kritik serta saran ditunggu ya kalian bisa memberikannya di kolom komentar yang telah disediakan.

Sejarah dan lokasi

Letaknya sangat berdekatan dengan alun-alun, bila kalian sudah membaca postinganku tentang Masjid Agung Purworejo maka museum berjarah hanya beberapa ratus meter. Museum ini diremiskan oleh KDH Tingkat 1 Jawa Tengah Bapak Ismail. Pada mulanya letak museum ini ada di Kutoarjo namun pada tahun 2001 museum ini dipindahka dengan alasan agar terciptanya tata letak yang terpadu. Masjid ada di sebelah Barat dan museum di sebelah selatan. Museum ini menyimpang benda-benda peninggalan Megalitikum. Bangunan yang sekarang menempati bekas bangungan pengadilan dimasa penjajahan Belanda.

Nilai Penting
Museum ini selain menyimpan benda-benda bersejarah juga menyimpah barang-barang yang unik dan menjadi viral di kalangan masyarakat. Jenglot pernah dipampang sebagai pameran dan menjadi daya tarik pengunjung. Pengalamanku saat berkunjung untuk melihat jenglot cukup seru ni friends, oh ya kita harus membayar tiket sebesar Rp 1.000. Hal yang aku lakukan saat berkunjung ke museum adalah melihat-melihat peninggalan-peninggalan yang ada di friends. Jujur aku tidak pernah berkunjung ke museum sendiri aku selalu bersama rombongan karena memang suasananya sepi sehingga pasti akan merasa bosan apabila pergi sendiri. Baru-Baru ini yang juga menajdi viral adalah wajan raksasa. Aku si belum pernah melihat langsung friends. Pertamanya si wajan itu ada di luar museum tapi saat aku pergi ke sana wajannya sudah tidak ada. 

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Aku saat selfie di depan Museum. Di dekat museum akan ditemui beberapa rumah makan dan swalayan jadi kalian jangan kuatir saat menikmati waktu kalian. Have fun firends.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto yang ini versi setengah badan ceritanya 😁.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto ala candid saat makan di rumah makan sekitar Museum Tosan Aji. Harganya murah meriah, kuy jangan pikir panjang kalau mau istirahat sambil makan.

Sumber Data:Data Pribadi
Soto adalah salah satu makanan khas yang disuguhkan di rumah makan pinggir jalan. Kalian bakal gampang banget buat nemuin makanan satu ini. Rata-rata harga hanya Rp 5.000




Sumber Data:Dokumen Pribadi
Vidio ini adalah vidio perjalanan dari Masjid Agung Purworejo ke Museum Tosan Aji, seperti yang telah aku jelaskan tadi friends, hanya beberapa ratus meter jaraknya.

Nilai Kritis
Penataannya kurang bervariasi sehingga pengunjung akan mudah bosan. Tidak adanya promosi juga menjadi salah satu alasan mengapa museum ini menjadi sepi. Setiap pengalaman ku pergi ke museum ini dikarenakan ajakan dari guru. Tidak banyak hal yang dapat dilakukan. Seneng kok bisa main ke museum karena pasti kalian bakalan tetap mendapatkan pengalaman yang baru. Ok 😁, love u firneds.




Selasa, 06 Desember 2016

Candi Ijo

Candi Ijo

Hi! Welcome back friends! Tak terasa ini adalah posan ku yang ke empat. Dataran rendah sudah dibahas, nah kali ini aku mau bahas soal heritage berupa candi yang ada di Jogja tapi bagian dataran tinggi ni. Semoga bermanfaat ya dan terimakasih sudah mau menyempatkan membaca, harapannya semoga dapat bermanfaat dengan baik. Kritik dan Saran ditunggu ya kalau mau memberi kritik dan saran kuy deh di kolom komentar yang telah tersedia. Thank You and I love u πŸ˜—

Sumber Data:https://wisatasejarah.wordpress.com
Sejarah dan Lokasi
Candi Ijo meupakan candi yang bercorah hindu. Berbeda dengan Candi Prambanan atau Candi Sewu, Candi Ijo bagian terpentingnnya adalah semaki ke belakang semakin tinggi. Candi Prambanan semakin ke tengah semakin penting atau sakral. Candi ini dibangun pada 9-10 Masehi. Candi Ijo berbentuk berundak-undak karena memang dibangun di atas tanah perbukitan yang miring. Lokasi hanya 4 Km dari Candi Ratu Boko dan 18 Km dari Kota Yogyakarta. Informasi aja buat kalian yang mau datang ke sini karena lokasinya berada di perbukitan maka siapkanlah kendaraan yang prima karena selain jalannya merupkan jalan pegunungan juga kondisinya tidak terlalu baik. Saat aku berkunjung ke sana pada pertengahan 2016 banyak sekali dijumpai jalan-jalan bolong. Malam hari adalah hal yang paling menegangkan karena saat aku pulang cuaca sangat tidak mendukung kurangnya penerangan ditambah kabut yang tebal sangat berisiko sekali terjadi kecelakaan jadi diperlukan kewaspadaan yang ekstra. 

Nilai Penting
Candi ini mempunyai bentuk yang luar biasa. Kalian bisa melihatnya sambil mempelajarinya agar lebih memahami tentang bentuk-bentuk candi hindu. Candi ini bahkan digadang-gadang mempunyai Lingga dan Yoni terbear di dunia. Candi ini juga menyuguhkan panorama yang indah, misalkan saja ni kalian bisa melihat Bandara Adi Sucipto dan Pantai Parangtritis dari sini. Kalian bisa melihat sunset Kota Yogyakarta bila cuaca cerah. Nah, kebetulan saat aku berkunjung ke sini cuaca sedang tidak bershabat jadi dipenuhi oleh kabut. Kabut memang menghalangi pemandangan bahkan saat itu kabut sangat tebal, tapi karena kabut juga maka menjadikan sensari tersendiri saat menikmati candi tersebut.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto itu diambil saat hujan mau datang friends, jadi masih sedikit keliatan. Sudah mulai kelihatan kabutnya kan?


Sumber Data:Dokumen Pribadi
Kabutnya parah banget. Kabut datang belum berarti hujan tapi kabutnya datang pergi ngikutin angin friends. Kalian harus siap-siap bawa payung tapi payungnya juga harus kokoh soalnya nginnya kenceng banget.


Sumber Data:Dokumen Pribadi
Candinya sampai samar kelihatannya. Jarak pandang jadi terbatas. Selfie tetap lanjut dong, keren kan?



Sumber Data:Dokumen Pribadi
Selfie dulu kuy, kelihatan kan rambut sampai basah gitu padahal itu belum hujan. Kabut bisa bikin basah rasanya adem banget tapi lama-lama tebal jadi bakalan ngalangin pengelihatan deh.



Sumber Data:Dokumen Pribadi


Sumber Data:Dokumen Pribadi

Kalian saat memasuki candi tidak dipungut biaya sepeserpun, keren gak tu? Kalian cukup bayar parkir yang murah dan pastinya aman. Kalau kalian lapar atau haus di sana ada warung yang komplit menjual berbagai macam makanan dan minuman dijamin tidak kecewa deh friends.

Catatan Kritis
Kalian harus berhati-hati saat berkendara untuk menuju objek wisata karena sangat banyak ditemui kerusakan jalan. Jalan yang dilaluipun sangat menanjak sehingga siapkan kondisi yang prima. Kabut sering turun pada saat cuaca tidak cerah hati-hati karena  jarak pandang yang sangat dekat. Pengalaman saya pribadi di friends sangat sulit sekali berkendara saat malam hari walaupun jalannya tidak ramai tapi bongkahan aspal yang lepas akan mengganggu kendaraan kita. Bajuku basah kuyup saat hujan di Candi Ijo jadi kalian harus siap-siap membawa cadangan pakaian karena pengalamanku merasakan dingin yang luar biasa friends. Bagi yang beraga islam kalian bisa salat di mushola yang dekat dengan objek wisata tapi kalau aku dulu salatnya di Tempat jaga satpam karena memang lokasi mosholanya yang agak jauh ke atas. Menurutku kamar mandinya bersih dan cukup luas namun kendalanya hanya satu yaitu jumahnya terbatas.

Kerenkan? Gimana apa mau pergi ke sana? Pemandangan sunset yang ada di sana juga keren. Harganya terjangkau dan keren banget buat anak hitz. Tertarik? πŸ˜…





Sabtu, 03 Desember 2016

Taman Sari Yogyakarta



Taman Sari Yogyakarta

Sumber Data:https://id.wikipedia.org
Pos-posku yang sebelumnya sudah membahas objek wisata yang ada di Kota Purworejo, kali ini aku akan membahas pengalamanku saat berkunjung ke Taman Sari. Pada penasaran gak si kenapa nama blog ku Wisata di 60 Km. Alasannya adalah jarak Kota Purworejo ke Jogja kurang lebih 60 Km, jadi aku akan membahas objek wisata yang ada di Kota Purworejo dan Jogja dan pastinya sudah pernah aku datangi ya firends . Taman Sari adalah objek wisata yang terkenal banget friends. Kalian udah pernah dateng ke sini? Ok, aku akan membagikan pengalaman saat berkunjung ya, selamat membaca friends. Be Happy and Love u Friends πŸ˜€πŸ˜™. Kritik dan saran tetap ditunggu ya friends, langsung aja di kolom komentar yang telah tersedia. Thank you friends πŸ™

Lokasi dan sejarah
Lokasinya dekat banget sama Keraton Yogyakarta. Siapa si yang tidak tahu Keraton Yogyakarta. Ceritanya dulu itu Taman Sari itu merupakan tamannya dari keraton itu sendiri. Fungsinya si buat rekreasi bagi anggota kerajaan dan sekaligus sebagai benteng bertahanan karena dilihat dari bentuk bangunannya. Waktu yang diperlukan untuk datang ke Taman Sari adalah 20 menit dari alun-alun Utara, dekat sekali bukan? Taman Sari ini dibangun saat masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono 1.

Nilai Penting
Taman Sari mempunyai beberapa bangunan yang mempunyai arti sendiri-sendiri friends, jadi bakal ada banyak bentuk bangunan yang ada di sana. Pengalamanku saat datang pertama kali ke sana, aku sangat terpesona soalnya waktu sampai ke bagian kolamnya di bagian tengah bakalan amazing deh. Aku ngeliatnya sih mewah banget, arsitekturnya keren banget friends. Kalian harus bayar sekiatar Rp 15.000 perorang nantinya kalian akan dapat tiket. Kalian harus jaga bener-bener tiketnya karena setiap memasuki spot-spot tertentu bakalan diminta tiketnya. Oh ya, buat kalian yang mau ke sana pakai motor kalian harus bayar Rp 2.000 dan kalian bakal dapet tiket, tiket itu gunanya nantinya untuk ambil motor waktu kalian dah selesai friends.  Aku si pernah ya masuk lewat belakang karena emang free, tapi itu jangan ditiru ya karena sekalian gak baik sekarang juga sudah sangat ketat penjagaannya. Penjual makanan sangat banyak jadi kalian jangan kuatir tapi yang membuat aku merasa tidak nyaman adalah Komplek Taman Sari itu bersatu dengan komplek penduduk tanpa batas yang jelas. 

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto ini diambil dari Kolam Pemandian. Keren ya? Coba deh kalian dateng langsung ke sini, bangunannya sangat indah banget kalau buat foto ajib keren pokonya.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Banguna itu merupakan salah satu bangunan yang ada di Taman Sari. Dia punya banyak sekali macem bangunan jadi tidak bakalan bosen kalau kalian main ke sana.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Gimana fotonya? Foto itu diambil di bangunan yang bernama Bangunan Kenanga, letaknya hampir di pintu akhir friends. Kalian bakalan bisa lihat pemandanga Taman sari atas sini. Menurut banyak orang Tampat ini adalah tempat yang memang baik untuk melihat Komplek Taman sari dari kejauhan friends.

Sumber Data:Dokumen Pribadi
Keren ya? Foto ini salah satu foto yang diambil dari Bangunan Kenanga. Pemandangan Taman Sari dari sini memang keren banget friends.




Sumber Data:Dokumen Pribadi



Catatan Kritis
Koordinasi dari pengelola Taman Sari sangat baik jadi saat kalian yang mau bawa kendaraan jangan kuatir. Wisatawan yang masuk juga pastinya sudah pasti mempunyai karcis jadi sudah pasti keamanannya karena memang sudah diperiksa sebelum masuk. Daerah luas dan bervariasi jadi kalian tidak bakalan bosan saat main ke sana. Jujur saja aku sudah beberapa kali berkunjung ke sana tapi tidak pernah bosan. masalah yang sama dari dulu adalah karena Komplek Taman sari ini tidak ada batasannya dengan tempat tinggal penduduk jadi terasa kurang hitmah saat berkeliling komplek ini. Adanya penduduk ini tetap membawa keutungan misalkan saja tersedianya penjual baik makanan atau souvenir di dalam kompleks sehingga kita tidak bakal kesusuahan. Saranku adalah buruan buat kalian yang belum pernah datang ke sini kut deh, aku jamin kalian tidak bakalan nyesel 😳

Jumat, 02 Desember 2016

Majid Agung Darul Muttaqin Purworejo


Majid Agung Darul Muttaqin Purworejo


Sumber Data:http://3.bp.blogspot.com/



Hi! Bagaimana ni kabar kalian friends? Pos pertama aku kemarin adalah Desa Wisata Nglinggo, nah kali ini aku mau bahas suatu destinasi wisata religi dari kota asalku yaitu Kota Purworejo. Kalian tahu gak dimana Kota Purworejo itu? Kota Purworejo itu adalah perbatasan Kota Yogyakarta dan Kota Magelang friends, bagian selatan Provinsi Jawa Tengah. Ada hal yang menarik ni dari kotaku yaitu punya bedug yang besar dan terkenal sebagai bedhug terbesar di Asia bahkan Dunia. Aku sering banget dateng ke sini atau mungkin hanya sekedar lewat karena memang rumahku yang dekat sekali dengan masjid ini. Nah aku akan cerita ni beberapa pengalaman ku saat berkunjung ke Masjid ini, semoga posan ku ini bermanfaat buat kalian ya. Kritik dan saran sangat ditunggu ya, kalian bisa langsung ke kolom komen yang ada di bawah. Thank you and I love u πŸ˜˜πŸ’–

Sejarah
Masjid Agung Purworejo atau  Majid Agung Darul Muttaqin Purworejo adalah masjid dimana letak bedhug raksasa itu berada. Masjid ini dibangun pada zaman Hindia Belanda, dulu Kota Purworejo terkenal dengan sebutan Kota Bagelen friends. Dalam Pembuatan masjid ini tidak main-main lho, ada perencanaan matang-matang misalnya saja seperti letaknya dimana dan gaya arsitekturnya. Letak dari masjid ini disebut sebagai letak Tanah Sungsang Buwana yang mempunyai arti bahwa kelak masjid ini akan disegani dan dicintai serta menjadi kepercayaan bagi pembesar. Alasan kenapa disebut sebagai Tanah Sungsang Buwana karena tanah ini berada di antara dua aliran sungai yaitu Sungai Bogowonto dan Sungai Jali serta mempunyai latar belakang Gunung Sumbing, keren kan  tentang Masjid Agung Purworejo ini?

Nilai Penting

Masjid Agung Purworejo ini mempunyai bedug raksasa, naanya adalah bedug pendowo. Ceritanya bedug ini dibuat atas perintah Cokronagoro 1 yang merupakan bupati pertama Kota Purworejo yang dulunya mengabdikan di keptihan Surakarta. Beliau memerintahkan membuat sebua bedug yang terbuat dari kayu jati keramat berasal dari Desa Pedowo. Bedug itu terbuat dari kayu jati utuh yang mempunyai cabang lima sehingga disebut sabagai kayu jati pandowo. Banyak orang yang tidak berani menebang pohon itu karena dianggap keramat namun Cokronagoro tidak percaya akan hal itu dan pada kahirnya menyuruh Kyai Irsyad untuk menebang poho itu yang kemudian diserahkan ke
Tumenggung Prawironagoro dan Raden Patih Cokronagoro. Mereka berdualah yang membuat bedug itu atas perintah Cokronagoro 1. 

Buat kalian yang mau datang ke sini kuy aja letaknya gampang dicari kok, dari kendaraan yang kecil sampai buspun bisa diparkir disini kalian cukup bayarparkir seiklasnya friends. Oh, karena tempat ini sangat dekat dengan alun-alun kota jadi kalian bisa langsung kuliner terkhusus buat pagi dan malam hari. Majsid ini juga dikelilingi oleh beberapa fasilitas karena memang letaknya ada di pusat kota. Salat Jumat, teraweh, dan hari besar islam akan sangat ramai jadi kita bisa sekalian silahturahmi deh.
Buat yang mau main ataupun salat harus tetep patuhi peraturan yang ada ya, pakai pakaian yang sopan friends, mukena juga udah disiapin kok di sana jadi jangan khawatir. 


Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto ini adalah penampakan dari depan Masjid Agung Purworejo friends, poster yang ada di atas pintu masuk itu karena akan ada pengajian. Oh ya, info aja ni masjid ini memang sering digunakan untuk acara keagamaan.



Sumber Data:Dokumen Pribadi
Jalan ini merupakan jala utama Kota Purworejo. Fasilitas yang ada di foto baru saja dibangun friend, pembangunan itu dilakukan pada tahun 2016.

Add caption


Sumber Data:Dokumen Pribadi
Foto di atas itu fotoku friends, aku foto di sebrang dari Masjid Agung. Cuaca lagi mendung saat aku ambil foto jadi ya gelap-gelap gimana gitu.




Sunber Data:http://assets.kompas.com/
Bedug Pandowo digadang-gadang sebagai bedug terbesar di Asia bahkan dunia. Bedug ini hanya dibunyikan pada acara-acara besar Islam misalkan saja saat Hari Raya Idul Fitri.




Sumber Data:Dokumen Pribadi


 Nilai Kritis
Lahan Parkir yang luas sangat memberikan kenyamanan dan keamanaan bagi orang yang akan datang ke majsid. Letaknya yang berada di pusat kota sehingga dikelilingi oleh beberapa aktifitas seperti toko souvenir, rumah sakit, museum, dan bank. Banyak wisatawan yang datang ke masjid lho, kalian bisa menemui saat datang pada subuh. Tujuan mereka beragam memang ada yang datang untuk beribadah ataupun sekedar melihat bedugnya. Jangan khawatir friends kalian bakalan dimanjakan dengan wisata kuliner yang ada di alun-alun, harganya sangat terjangkau dan beraneka ragam. Nah begitulah pengalamgnku saat berwisata ke Masjid Agung Purworejo. Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca, terimakasih love u friends πŸ˜€








Kamis, 01 Desember 2016

Desa Wisata Nglinggo.

Desa Wisata Nglinggo.

Kebun Teh Nglinggo:https://eksotisjogja.com/wp-content/uploads/2016/08/Kebun-Teh-Nglinggo-Kulon-Progo.jpg

Hi semua! Apa kabar? Postingan ini adalah postingan pertama aku jadi alangkah baiknya kalau aku memperkenalkan diri dulu ni, Ok? Namaku adalah Nurma Sari, hahahahahaha 😁kalian bisalah ya nonton di biodataku. Nah, alasan ku kenapa mengambil desa ini sebagai posan ku adalah karena Purworejo, Kulon Prgo, dan Jogja satu rentetan daerah. Hitung-hitung buat bonus ya. Semoga bermanfaat ya kalau mau memberi masukan kuy deh di kolom komen. Thank You πŸ˜—

Lokasi dan sejarah
Destinasi pertama yang akan aku bahas adalah desa wisata yag ada di Kabupaten Kulon Progo. Tempatnya tu sejuk, punya pemandangan yang bagus, dan pastinga punya spot foto yang bagus dong. Nama dari desa wisata itu adalah Nglinggo. Buat kalian yang berasal dari luar daerah Yogyakarta kalian bisa cek lokasi di Google Maps, aplikasi itu akan mempermudah kalian dalam menentukan rute terdekat menuju lokasi karena memang banyak sekali rute yang dapat kita lewati.
Sejarahnya dulu desa ini merupakan desa biasa friends, samalah seperti desa-desa yang ada di puncak. Hal yang membedakan desa ini dengan desa wisata yang lain adalah desa ini mempunyai cerita sejarah yang sangat populer di Indonesia. Pangeran Diponegoro adalah pahlawan yang menggunakan desa ini menjadi akses untuk memperlancar perang dulu, keren kan? Desa wisata Nglinggo mulai dikelola menjadi desa wisata sejak 2004 friends, udah lama kan ya? Dengan melalui proses yang cukup lama dan pada tahun 2013 Desa Wisata Nglinggo mulai ramai dikunjungi bahkan telah mendapat juara 1 Nasional. Kebuh teh, pemandangan Kota Magelang dari atas, dan Candi Borobudur adalah view yang disuguhkan oleh desa wisata ini.



Puncak Ngisis:Dokumen Pribadi
Puncak Ngisis adalah tempat dimana kalian bisa menikmati Desa Nglinggo dengan leluasa, Pemandangan itu bisa kalian nikamti saat cuaca sedang cerah-cerahnya friends. Foto di atas diambil saat cuaca sedang mendung sehingga kabut turun dan gak kelihatan apa-apa. BTW tetap kerenkan fotonya?

Bukit Ngisis:Dokumen Pribadi
Bukit Ngisis adalah bagian bawah dari Puncak Ngisis, tempat ini sangat dekat dengan tempat penjualan tiket. Spot ini sangat keren buat foto, kaya ada efek-efeknya gitu. Hal yang perlu diperhatikan adalah datanglah saat cuaca cerah karena kalau tidak, yah beginilah.

0 Km:Dokumen Pribadi
kalian bisa lihat Puncak Ngisis dan hamparan kebun teh dari sini, hati-hati ya friends  di sini ada tikungan yang tajan karena ini juga merupakan jalan provinsi kalian bakalan nemu banyak kendaraan-kendaraan besar kayak truk. 
Puncak Ngisis:Dokumen Pribadi
Kalian yang suka selfie ini tempat keren banget friends, tapi ingatya dateng waktu cuaca cerah biar kalian bisa liat pemandangan dengan jelas.

Kebun Teh:Dokumen Pribadi
Kebun tehnya luas Friends, kalian bisa foto disini. Udaranya juga seger, tenang aja buat kalian yang mau jalan-jalan keliling kebun teh bakalan ada banyak penjual yang menyediakan minuman hangat buat kita.




Kebun Teh Nglinggo:Dokumen Pribadi




Nilai penting

Desa wisata ini mempunyai bukit yang namanya Bukit Jaran, kenapa diberi nama itu? Karena dulu tempat itu dijadikan tempat untuk mengistirahatkan kuda-kuda milik Pangeran Diponegoro. Beberapa home stay juga ada lho jadi buat kalian yang mau nginep sudah pasti bisa. pembelajaraan cara membuat teh hijau, gula aren, dan susu Kambing Etawa juga ada kalian tinggal membayar sesuai dengan tarif yang telah diberikan. Informasi yang lebih jelasnya kalian bisa langsung cek ke blog resmisnya Desa Wisata Nglinngo nih di Akun Desa Wisata Nglinggo. Offroad, camping, dan event-event budaya juga siap menyambut kalian.
Aku pergi ke sana waktu hujan lagi deras-derasnya ni friends, jadi ya sensasi dinginnya nambah. Sebenarnya gak masalah kalau kalian dateng saat hujan karena kalian bakalan nemuian kabut dan hujan yang datang keren banget, pokoknya kuy aja karena Desa Wisata Nglinggo ini keren banget.


Catatan Kritis
Koordinasi dari pengelolanya sudah baik, dapat dilihat dari pemantauan informasi pengunjung baik yang datang maupun pulang yang dilakukan oleh pengelola menggunakan handy talky. Fasilitas seperti warung, home stay, dan jasa angkutan dari home stay menuju destinasi wisata sudah sangat mencukupi dan layak. Sisi negatifnya adalah saat hujan turun area parkir yang masih beralaskan tanah menjadi sangat licin dan menjadi sangat kotor, mushola yang terbuka sangat mudah terkena air sehingga lantai mushola menjadi tergenang air. Segala fasilitas yang ada seperti sajadah, sarung, dan mukena menjadi basah. Kamar mandi hanya tersedia dua saja, ini memungkinkan terjadinya antrian apalagi desa wisata ini merupakan desa wisata yang diakui oleh nasional. Spot-spot foto yang ada banyak yang rusak karena hanya terbuat oleh bambu dan semakin bertambah rusak saat musim hujan tiba, kurangnya standar keamanan seperti pegangan saat menaiki tangga juga merupakan kelemahan dari destinasi desa wisata ini.


Buat kalian yang penasaran dengan Desa Wisata Nglinggo bisa langsung datang kok, gak usah mikirin harga tiket cukup bayar 5000 kalian bisa menikmati seluruh destinasi. Kalian harus tetap hati-hati ya friends karena memang jalannya tipe pegunungan yang berkelak-kelok ditambah jalannya yang sedikit sempit. Mobil dijamin aman karena manajemen parkir yang bisa dipercya cukup bayar biaya parkir yang sudah ditetapkan ya.



Kebun Teh Nglinngo:Dokumen Pribadi